Awas ! Mobil Membelok Bisa Jadi Slip

Apa susahnya membelokan mobil ? Anak kecil yang dipangku bapaknya yang sedang mengendarai mobil pun bisa melakukannya.
Namun, tak semuanya tahu bahwa membelokkan mobil yang salah bisa bikin mobil cepat goyah.
Bahkan, selip ?

Hah!? Kok bisa ?



Agak sedikit teknis, tapi orang awam perlu mengerti. Dalam dunia belok-membelok ada beberapa istilah yang tentunya berkaitan dengan stir mobil :oversteer, neutralsteer, dan understeer. Pada kasus neutralsteer, mobil dengan tepat mengikuti sudut belok setir. Katakanlah, kalau setir diputar ke kanan sebesar 25 derajat, maka mobil akan berbeblok ke kanan 25 derajat.

Pada oversteer sudut belok lebih dari 25 derajat sehingga mobil menikung lebih cepat ketimbang perkiraan pengemudi. Karakter seperti ini disukai pereli karena dapat menghemat waktu, namun cenderung berbahaya bagi pengemudi awam. Coba bayangkan, memutar setir 25 derajat ke kanan tapi mobil merespon berlebihan, katakan 35 derajat, ke kanan. Tentu harus dibuat koreksi agar laju mobil tetap 25 derajat. Arah koneksi ini relatif menyulitkan, bahkan membuat pengemudi panik.

Karena itulah produsen mobil selalu sengaja merancang produknya sedikit understeer. Pada kasus ini, setir diputar ke kanan 25 derajat, misalnya, mobil hanya berbelok ke kanan 20 derajat, alias kurang responsif. Secara intuisi Anda merasa, mobil seharusnya berbelok lebih dari ini mudah, Anda tinggal  menambah putaran sedikit ke kanan agar sudut belok mobil benar 25 derajat.



Post a Comment

0 Comments

Ad Code

Responsive Advertisement